welcome to IHSAN's BLog

kha_mUtz To day's

“Tidak sepurna iman seseorang di antara kalian sehingga ia mencintai saudaranya seperti ia mencintai dirinya sendiri”

Sabtu, 20 November 2010

Teruntuk Orang Tersayang

READ MORE - Teruntuk Orang Tersayang

Sahabat Sejati

Ku biarkan pena menulis Meluahkan
hasrat di hati Moga terubat segala
Keresahan di jiwa Tak pernah ku
ingini Aku telah pun sedaya Tak melukai
hatimu Mungkin sudah suratan
hidupku Kasih yang lama terjalin
Berderai bagaikan kaca Oh teman,
maafkanlah diriku Ya tuhan,Tuhan Tunjukkan ku jalan
Untuk menempuhi dugaan ini
Teman, maafkan jika ku melukaimu
Moga ikatan ukhwah yang dibina Ke
akhirnya Aku tidak kan berdaya Menahan
hibanya rasa Kau pergi
meninggalkan diriku Redhalah apa
terjadi Usahlah kau kesali Mungkin
ada rahmat yang tersembunyi
by.zaki muttaqien
READ MORE - Sahabat Sejati

Senin, 08 November 2010

Apologize


Hanya satu kata yang mungkin bisa diucapkan, yang mudah-mudahan bisa mengobati kemarahan, rasa benci, sakit hati, dan dendam yang ada di hati. "MAAF" adalah kata yang pantas diucapkan disaat kesalahan dilakukan, walaupun itu tidak bisa menebus apa yang telah terjadi. dengan sangat yakin semua itu bisa dimaafkan.

benar, hanya ada satu saja kesempatan di dunia ini, tidak ada kesempatan kedua, ketiga, ataupun keempat.. tapi untuk memperbaiki setiap kesalahan hanya butuh mengambil kesempatan yang berbeda dari setiap situasi yang berbeda pula. dan memanfaatkan kesempatan itu untuk Introspeksi diri, merenungkan kesalahan yang telah dilakukan, membuat rencana untuk memperbaikinya, dan merealisasikannya dengan segera, serta tidak mengulang kesalahan di waktu yang akan datang. biarkan kesalahan yang telah dilakukan menjadi sebuah pelajaran yang berharga, yang tidak perlu terulang kembali.

manfaatkan kesempatan yang datang di waktu berikutnya untuk segera mengatakan 'MAAF' kepada yang bersangkutan, tentunya dengan kesungguhan hati, dengan tekad dan janji yang kuat dari dalam hati untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama diwaktu yang akan datang.

mungkin hal yang akan terjadi berikutnya adalah tidak diterimanya permintaan maaf terhadap kesalahan yang telah dilakukan, dan tetap menyisakan sakit hati dan marah. tapi itu semua tidak mempengaruhi niat untuk memohon 'MAAF'. dan walaupun tidak dimaafkan, berarti itu bukanlah kesalahan sepenuhnya berada pada orang yang melakukan kesalahan. So... be enjoy, and keep a happy face in every thing and still keep a smile...

don't be sad... in essentials, immediately apologized when making a mistake.

Semoga hidup kita bisa lebih bermanfaat dan bisa menjadi lebih barokah.







READ MORE - Apologize

Katarsis

Katarsis

Ada satu kata ranah psikologi yang saya suka. Membaca karya Sigmund Freud, Carl D. Jung, sampai Sarlito Wirawan sarwono, biasanya memilih hal-hal sederhana tetapi langsung bermanfaat. Teori, pilahan, sampai contoh kasus-kasus dalam buku teks pskologi memang menarik untuk dinikmati. Yang paling nyantol di otak, kosakata katarsis.

Dalam pengertian sederhana, katarsis adalah kelegaan emosional setelah mengeluarkan isi hati secara bebas. Dalam bahasa saya, bebaskan pikiran dari segala hal yang membeban. Dalam kaitan menulis, menuangkan pikiran adalah pula katarsis.

Katarsis Menulis
Teranglah sudah, beban pikiran, dimaui atau tidak, diakui atau bukan, dikehendaki atau dijauhi, selalu bersama kehidupan. The life is problems, problem must be solved. Tepatnya, jangan menyimpan atau melestarikan masalah di kepala, bisa mumet, sampai membuat otak stop. Dalam bahasa komputernya, hang. Kalau itu terjadi, bahaya bo. Karena itu, menulislah.

Menulis, dalam kaitan pokok tulisan ini, dimaknai sebagai medan untuk membebaskan diri dari gelora pikiran. Tidak seorang pun di dunia yang bisa bebas dari beban pikiran. Kita punya pertanyaan yang perlu dijawab, punya kebahagian yang perlu diungkap, punya kekesalan yang perlu dibuang. Menulis satu dari sekian sungai penyaluran.

Kalu sudah demikian, kenapa sampeyan malas menulis kalau dengan menulis jiwa dapat lebih sehat? Menulis adalah teman curhat tanpa pembatas apa pun, menulis adalah psikolog paling damai, menulis adalah bapak kehidupan yang memelihara harta paling berharga, pikiran. Menulis adalah pembebas pikiran agar dapat berpikir lebih jernih.
READ MORE - Katarsis

Kamis, 04 November 2010

Curhat 4 Nov 2010

Cerita konyol dan mungkin sangatt menyakitkn buatt hatiiq haha...

Ternyata cinta hanya m'buatt aku lemah dan tidak istiqamah..

Mungkin ini 1 alasan pasti shngga q berani meninggal'kn nya,,
meski bisa di sebutt "TERPAKSA" (hemzz sediiH) :'(


apa ini bisa dsbutt sbuah pengorbanan??
Q rasa tidakk??bnarkah tidakk.??tp mungkin jg sich (haduh parah gje),,


Jgn bilang kalo aku "MUNAFIK" dlm hall ini,krn bgaii mana pun q pernah merasakan indah'nya .??

Haha,indah ??apa benar ynx q ktakan barusan,??


(tambah gk jelas ajja mksud aku ngmng apa)

hempp ,
gug perlu panjang lebar u aku curahkan semua nya ,
(malu..)

Makasih untuk anda ynx telah memberi q kesempatan tindah untuk q merasakan indah'y,asem'y,maniez'y dan pahitnya mencintai ,,,
( Hehehehe :D )

Ya mungkin bgii anda mencintaii cii sayah hanyalah kenangan,tp tidak buatt sayahH..

( hhehehe )
anda bgttu brartii untk hanya sayah kenang...

Pesan sayahh pahami kalo anda ingin d pahamii,
(pesan buatt syah jg)


#meskipun gk jelas,tp ini ynx sya rasakan ...
Ckckckckck :D

#jgn pkir q bhagia saat q ktakn ini :'(

(haha,udah akh asa gug paruguh)
by. icha sembilan enam
READ MORE - Curhat 4 Nov 2010

Pria Ideal Dalam Islam

60 Kriteria Laki-laki Idaman (Ideal) menurut Islam

Rasulullah saw bersabda :“Dan perumpamaan mukmin itu seperti lebah, ia hinggap di tempat yang baik, memakan yang baik, tetapi tidak merusaknya”. (HR. Thabrani)

Yang dimaksud Orang mukmin (orang beriman) yang seperti lebah itu adalah orang mukmin baik laki-laki maupun perempuan.

60 Kriteria Laki-laki Idaman (Ideal) menurut Islam adalah laki laki mukmin (beriman) yang …:

1) Islam menjadi pedoman hidupnya yang utama (QS.6:153);
2) Ikhlas menjadi dasar hidupnya (QS.2:207);
3) Taqwa menjadi bekal hidupnya (QS.2:197);
4) Taat menjadi karakteristik khasnya (QS.3.132);
5) Shalat dan sabar merupakan kekuatannya (QS.8:56;32:24);
6) Tsabat (teguh) merupakan sikap hidupnya (QS.8:45);
7) Ukhuwah Islamiyah menjadi pengikat hatinya (QS.49:10;43:67);
8) Tidak mengenal sikap palsu, kamuflase, banyak tingkah dan takabur (QS.25:63);
9) Ruang jiwanya dipenuhi oleh perhatian dan kepedulian yang besar dan penuh kesungguhan dalam mencapai hadaf (tujuan baik) mereka (QS.28:55);

10) Detik-detik malamnya amat berharga, diisi dengan ibadah Qiyamul Lail/Muraaqabatullah (QS.25:64 : 17:79. 76:26);

11) Senantiasa risau dan amat takut akan azab Neraka Jahanam (QS.25:65-66);
12) Punya ukuran-ukuran yang jelas atas kebenaran dalam kehidupannya (QS.25:67.17:29);
13) Tidak menyekutukan Allah, dan tidak menantang (menyalahi) perintah Allah (QS.25:68-71);
14) Tidak menyia-nyiakan hak orang lain dan tidak menzalimi seorangpun (QS.25:72);
15) Hatinya lurus dan hidup subur, dengan iman yang benar (QS.25:73);
16) Senantiasa menginginkan kebaikan yang dilakukan menjamah dan berlanjut untuk setiap generasi (QS.25:74-76);

17) Senantiasa Jujur dalam perkataan dan perbuatan;
18) Senantiasa menjaga tali silaturrahmi;
19) Senantiasa menjaga amanah yang diberikan;
20) Senantiasa menjaga hak tetangga;
21) Senantiasa memberi kepada yang membutuhkan;
22) Senantiasa membalas kebaikan orang lain;
23) Senantiasa memuliakan tamu;
24) Memiliki sifat malu;
25) Senantiasa menepati janji;
26) Tubuhnya sehat dan kuat (Qowiyyul jismi);
27) Berakhlak baik/mulia kepada sesama makhluk Allah; (Matiinul khuluqi);
28) Senantiasa Shalat tepat pada waktunya;
29) Senantiasa memautkan hatinya ke masjid /Cinta Shalat berjamaah di Masjid;
30) Senantiasa membaca dan mempelajari Al Qur’an dan mengamalkannya;
31) Sederhana dalam urusan dunia dan paling cinta pada urusan akhirat;
32) Paling suka melakukan amar ma’ruf nahi munkar;
33) Paling berhati-hati dengan lidahnya (menjaga lidah);
34) Senantiasa cinta pada keluarganya;
35) Paling lambat marahnya;
36) Senantiasa memperbanyak istighfar, berdzikir dan mengingat Allah swt dan memperbanyak Shalawat Nabi;

37) Senantiasa suka dan ringan berzakat, infaq dan bersedekah;
38) Senantiasa menjaga wudhu;
39) Senantiasa menjaga Shalatnya terutama Shalat wajib;
40) Senantiasa menjaga Shalat sunnat Tahajjud dan Shalat Dhuha;
41) Paling cinta dan hormat pada kedua orang tuanya, terutama ibunya;
42) Cerdas / Pikirannya intelek (Mutsaqoful fikri);
43) Aqidahnya bersih/lurus (Saliimul ‘aqiidah);
44) Ibadahnya benar (Shohiihul ‘ibaadah);
45) Rendah hati (Tawadhu’);
46) Jiwanya bersungguh-sungguh (Mujaahadatun nafsi);
47) Mampu mencari nafkah (Qaadirun’alal kasbi);
48) Senantiasa menjaga dan memelihara lidah/lisan (Hifdzul lisaan);
49) Senantiasa istiqomah dalam kebenaran (Istiqoomatun filhaqqi);
50) Senantiasa menundukkan pandangan terhadap lawan jenis dan memelihara kehormatan (Goddhul bashor wahifdzul hurumat);

51) Senantiasa lemah lembut dan suka memaafkan kesalahan orang lain (Latiifun wahubbul’afwi);
52) Benar, jujur, berani dan tegas (Al-haq, Al-amanah-wasyaja’ah);
53) Selalu yakin dalam tindakan yang sesuai ajaran Islam (Mutayaqqinun fil’amal);
54) Senantiasa pandai memanfaatkan waktu (untuk dunia dan akhirat) (Hariisun’alal waqti);
55) Sebanyak-banyaknya bermanfaat bagi orang lain (Naafi’un lighoirihi);
56) Senantiasa menghindari perkara yang samar-samar (Ba’iidun’anisy syubuhat);
57) Senantiasa berpikir positif dan membangun (Al-fikru wal-bina’);
58) Senantiasa siap menolong orang yang lemah (Mutanaashirun lighoirihi);
59) Senantiasa berani bersikap keras terhadap orang-orang kafir yang memusuhi kita (Asysyidda’u’alal kuffar);

60) Senantiasa mengingat akan datangnya kematian;

Apakah anda atau suami atau (calon) suami/pasangan Anda telah memenuhi ciri-ciri pria idaman menurut Islam seperti di atas ?

Apabila sudah sebagian maka sempurnakanlah dan pertahankanlah, namun apabila belum senantiasa berusahalah untuk menyempurnakannya, karena memang Tidak ada insan yang sempurna, kecuali Rasulullah saw, tapi senantiasa berusahalah menjadi yang mendekati kriteria-kriteria tersebut.

Semoga kita semua dan anak keturunan kita senantiasa diberikan petunjuk dan bimbingan oleh Allah swt untuk bisa menjadi insan dan laki-laki yang baik menurut Islam dan bagi akhwat semoga diberi Allah swt atau bagi akhwat (perempuan) dapat diberikan Allah swt pasangan laki-laki mukmin yang baik menurut Islam seperti disebutkan di atas. Amiin

Wallahualam bissawab
READ MORE - Pria Ideal Dalam Islam

Siapa Mereka??

 Sulit ku melupakan mereka
walau ku ta aku bkan siapa-siapa
Sulit ku benam harapan mereka
Walau ku tau aku bukan siapa-siapa
Tuhan...
Siapa Mereka?
yang selalu ada untuk ku.
walau ku tau mereka dalam angan-angan panjangku..
nun jauh disana..
Tuhan,
aku pastikan...aku akan selalu menyayangi mereka..
apapun yang terjadi..ya apapun yg terjadi.. Lebih dari yang mereka tau..
"jazaakmllah..a'laa kulli haal..atamannallaaha..yarhamahum..sykrn...yaa kariim"
By:
READ MORE - Siapa Mereka??

يَآأَيّهَا الّذِينَ آمَنُواْ اسْتَعِينُواْ بِالصّبْرِ وَالصّلاَةِ إِنّ اللّهَ مَعَ الصّابِرِينَِ

“Hai orang-orang yang beriman jadikanlah sabar dan sholat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.” (Al Baqoroh: 153)